Minggu, 10 Juni 2012

Dulu dan Kini

Posted by Jihan Hafara di Minggu, Juni 10, 2012

Dulu dan Kini
Indonesia adalah bangsa yang kaya akan keanekaragaman hayati, negara yang subur, negara yang anti akan koruptor, negara yang selalu dipuja-puja bangsa. Indonesia adalah negara penumbuh konglomerat dan mengikis kaum melarat negara tanpa ada amplop yang di salamnya terdapat uang. Negara yang merupakan negara dengan penduduk terbayak di dunia. Negara yang termasuk dalam tujuh keajaiban dunia. Negara yang mempunyai peninggalan sejarah. Negara yang mempunyai pula komodo. Negara dengan banyak pulau di sepanjang sisinya.
Bersyukurlah kita mempunyai negara yang sempuna seperti itu.  Tanpa ada penjajah yang mencari rempah-rempah, meyerbu negara Indonesia, mencuri hak warga negara, melanggar kemanusiaan. Apa ada bangsa semamkmur negeriku?
Tapi semua itu berubah sekejap!!
Dulu Indonesia
tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Selalu
dipuja-puja bangsa
Di sana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan
bunda
Tempat berlindung di hari tua
Sampai akhir menutup
mata
Tapi kini..
Aku merindukan rasa haru dan iba. Di tengah kobaran kebencian dan dendam. Serta maraknya rasa tega. Hingga kini ada saja yang mengubah lirik lagu kesayangan kita itu. Dan menyanyikannya dengan nada sendu
Indonesia tanah air mata
Bahagia menjadi nestapa
Indonesia kini tiba-tiba
Selalu
dihina-hina bangsa
Di sana banyak orang lupa
Dibuai kepentingan
dunia
Tempat bertarung merebut kuasa
Sampai entah kapan
akhirnya
Indonesia.. negara yang dulu anti koruptor dan amplop. Tapi kini.. amplop-amplop dan koruptor menyebar ke seluruh pelosok negeri nan indah ini. Indonesia negara yang dulu kaya akan keanekaragaman flora dan fauna. Tapi kini? Flora kebanggan negeri ini, lenyap tersapu jaman. Fauna yang banyak menjadi maskot setiap kota di Indonesia, kini lenyap tersapu oleh pemburu dan waktu. Di mana pemerintah yang dulu? Di mana pemerintah yang tanggungjawab akan kesejahteraan rakyat dan negaranya? Ku tunggu jawaban dari pertanyaan tersebut.
Created by : Jihan Hafara

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Jihan Hafara Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea